Tahun 2022 ini terlihat semakin banyak kaum milenial yang menyisihkan pendapatannya untuk memulai berinvestasi, salah satunya investasi secara online di aset digital crypto.
Kita semua tahu untuk mendapatkan keuntungan atau profit saat memiliki aset yaitu dengan adanya kenaikan harga, sebagai contoh membeli aset A di harga Rp 1.000 dan ketika aset A tersebut mengalami kenaikan harga menjadi Rp 2.000 maka saat kita menjualnya akan medapatkan keuntungan dalam persentase sebanyak 100%.
Begitu juga saat berinvestasi di dunia crypto, kita membeli aset digital crypto dan bisa mendapatkan keuntungan apabila koin atau token yang kita beli mengalami kenaikan harga (di atas rata - rata harga beli kita).
Tapi kenyataan tidak semudah dan seindah tulisan artikel ini, tidak indah bagaimana maksudnya?
Ya realita sebagai investor kita di tuntut untuk lebih cermat dan teliti saat memutuskan membeli aset, memprediksi apakah aset ini akan bertumbuh lebih baik untuk jangka waktu dekat / menengah / panjang.
Tentu manajemen resiko juga harus diperhitungkan oleh seorang investor, walaupun hanya untuk jangka pendek.
Namun bagi kita yang mungkin baru saja ingin memulai berinvestasi di aset digital crypto tidak perlu bingung dan khawatir.
Masih ada platform untuk berinvestasi aset digital crypto yang bisa memberikan pendapatan pasif yang bisa memberikan keuntungan tambahan.
Berikut 3 plaform investasi crypto passive income.
Pluang
Aplikasi investasi all in one bernama Pluang memiliki fitur khusus untuk investor crypto yang hobi menjadi HODL (Hodler), menyimpan dalam jangka panjang dan menyerok crypto saat terjadi crash yaitu Pluang Cuan.
Sangat cocok untuk investor jangka panjang karena dari fitur ini mereka bisa mendapatkan bunga atau pendapatan pasif dalam bentu aset itu sendiri.
Saat tulisan ini di buat Pluang Cuan hanya memberikan pendapatan pasif untuk aset Bitcoin dan Ethereum saja.
Pintu
Platform jual beli aset digital crypto bernama Pintu memberikan bonus passive income melalui Pintu Earn, melalui fitur ini investor bisa mengembangkan jumlah kepemiliki aset dari bunga pendapatan.
Selagi menunggu kenaikan harga aset, tidak ada salahnya investor menguncinya di Pintu Earn.
Proses penguncian sangat mudah dan sangat fleksibel karena bisa di tarik lagi menuju wallet jual beli Pintu tanpa ada keterikatan waktu.
Zipmex
ZipUp dan ZipLock dua fitur ini berfungsi sebagai tempat untuk mendapatkan pendapatan pasif dari aset crypto.
Jadi bagi investor di platform ini yang memiliki aset digital seperti BTC, ETH, LTC, dan ZMT bisa menempatkan asetnya di ZipUp atau ZipLock.
Apa bedanya antara ZipUp dan ZipLock?
Keduanya sama - sama memberikan bunga kepadan investor, tapi untuk ZipUp lebih fleksibel tanpa melakukan penguncian sedangkan ZipLock investor wajib mengunci aset crypto dalam jangka waktu tertentu (saat ini 45 hari).
Tentu saja penawaran bunga lebih tinggi dari fitur ZipLock dibandingkan dengan ZipUp.
Kesimpulan
Sebagai investor jangka menengah (bulanan) hingga panjang (tahunan) fitur pendapatan pasif dari penyedia platform tersebut tentu sangatlah menguntungkan selagi menunggu pertumbuhan nilai aset digital yang dimiliki.
Passive income yang didapatkan layaknya bunga deposito atau dividen di dunia saham, semakin banyak kita memegang aset digital tersebut maka bunga pendapatan yang kita terima juga akan meningkat.
Namun perlu dikatehui bunga pendapatan yang masuk berupa aset digital, jadi bukan langsung dalam bentuk mata uang Rupiah.
Jadi apabila ada penurunan nilai dari aset tersebut maka nilai investasi akan menurun, tapi sebaliknya apabila ada peningkatan harga aset tersebut tentu nilai investasi ditambah dengan bunga pendapatan pasti akan lebih tinggi.
Comments
Post a Comment